Kamis, 24 Februari 2011

Inilah Spesies KucingYang MampuBersuara SetaraPesawat 747


Jika mendengar kucing
bernama Smokey ini
mengeluarkan suara, siapapun
membutuhkan penutup
telinga. Suara yang dihasilkan
Smokey mencapai 92 desibel, tingkat yang setara dengan
pesawat Boeing 737 saat lepas
landas. Bahkan, jika Anda
berada lima meter dari
Smokey, suara kucing itu
berasio 80 desibel. Di sisi lain, suara kucing rata-rata 25
desibel. Pemilih Smokey, Ruth dan
Mаrk Adams mengaku kucing jenis british shorthair berusia
12 ini bisa meredam suara
televisi, radio dan bunyi
percakapan telepon jika
sedang mendengkur. “Dia bahkan mendengkur saat makan. Satu-satunya waktu
Smokey mampu tenang
adalah saat tidur, ” kata Ruth Adams yang berasal dari
Northampton, Inggris, soal
kucing perempuannya itu. Guinness World Records
mengatakan pihaknya
memiliki kategori kucing
paling berisik tapi belum ada
yang mengajukan diri. “Jika Smokey mampu mendengkur
lebih dari 80 desibel, ini
menjadi prestasi yang
mengagumkan, ” ujar juru bicara organisasi itu. Diana Johnson dari Lembaga
Perlindungan Kucing
Northampton yang telah
bertemu dengan Smokey
mengaku belum pernah
melihat kucing yang memiliki kemampuan bersuara
menakjubkan.

Rubik Raksasa IniBikin PusingPenciptanya Sendiri


Jika normalnya rubik
memiliki kubus 3x 3×3, maka
rubik raksasa ini memiliki
ukuran 17x17x17 colossus. Sang penciptanya bernama
Oskar van Deventer, 45 tahun
– dimana dirinya menghabiskan waktu 60 jam
dan £1,500 (sekitar Rp
21.860.175) untuk mendesain
rubik raksasa yang memiliki
sekitar 1539 bagian. Saking banyaknya, Oskar
sendiri gak mampu
memecahkan rubik tersebut.
Padahal dengan rubik ukuran
biasa dirinya mampu
menyelesaikannya dalam waktu 2 menit saja. “Teka-teki itu gak pernah diselesaikan, meski orang
telah mampu
memecahkannya di rubik
virtual di internet. Jika kamu
bisa memecahkan Rubik
kubus yang biasa kamu bisa mencai tahu bagaimana
memecahkan versiku tapi itu
bakal butuh banyak usaha.
Cukup menyenangkan untuk
membuat gambar-gambar
dari semua warna di kubus, ” ujar Oskar yang sudah mulai
mendesain rubik saat usia 12
tahun. Dalam pembuatan rubik
raksasa itu, ilmuwan Belanda
itu memotong potongan-
potongan kubus yang bisa
digerakkan dengan
menggunakan laser, kemudian menghabiskan 15
jam untuk mewarnai mereka. Rubik raksasa Oskar itupun
dipamekan di Nеw York Puzzle Party Symposium
bulan ini dimana para
pengungjung sangat antusias
dan ingin menyentuh serta
mencoba memecahkannya. Meski dirinya suka membuat
rubik yang lebih besar, namun
Oskar gak berniat untuk
membuat kelanjutan rubik
raksasa ini. “Aku gak bakal membuat rubik yang lebih besar lagi di
masa depan tapi secara teori
seseorang bisa mengambil
desainku dan
menggunakannya untuk
membuat sesuatu yang lebih besar,” ujarnya lagi.

Rabu, 23 Februari 2011

Ada-Ada Saja!! Di MesirLahir Bayi PerempuanBernama Facebook

Mungkin peristiwa unik ini baru pertama kalinya di dunia.
Seorang ayah di Mesir, menamakan anak putrinya yang baru lahir, persis sama dengan nama situs jejaring sosial terpopuler di dunia. Ya, nama sang putri adalah Facebook. Nama Facebook memang
sedang naik daun di Mesir
selama proses penggulingan
Presiden Hosni Mubarak
karena dianggap berjasa
memobilisasi massa sebelum melakukan aksi unjuk rasa
besar-besaran di Tahrir Square. Menurut laporan media Al
Ahram di Mesir, bukan tanpa
alasan si ayah yang bernama
Jamal Ibrahim, memberi nama
Facebook untuk buah hatinya.
Jamal yang masih berumur sekitar 20 tahun ini, ingin memperingati keberhasilan revolusi Mesir yang antara lain terjadi berkat jasa Facebook. Jamal mengatakan, dia sangat bahagia dengan peran yang dimainkan Facebook dalam mengorganisir berbagai demo di negeri Piramida itu. Diberitakan DailyMail, Senin (21/2/2011), nama lengkap sang putri adalah Facebook Jamal Ibrahim.
Facebook kini seperti menjadi pahlawan dan idola baru bagi rakyat Mesir. terdapat sekitar 5 juta anggota Facebook, lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara lain di Timur Tengah. Dan jumlah tersebut melonjak pesat kala revolusi mulai bergaung di Mesir, untuk menggulingkan pemerintahan Hosni Mubarak. Tercatat 32 ribu grup dan 14 ribu halaman dibuat untuk mendukung aksi demo di sana. Ketika revolusi berhasil dan Hosni Mubarak turun dari kekuasaannya, Facebook pun dianggap berjasa besar dan dielu-elukan masyarakat. Kini, militer Mesir pun mulai menggunakan Facebook untuk
menjalin komunikasi dengan rakyat, khususnya para pemuda yang melek teknologi. Menteri Dalam Negeri Mesir juga sudah memiliki sejumlah halaman khusus untuk memoles citranya kembali. 'Thank You Facebook', demikian tulisan grafiti yang terdapat di kota Kairo untuk merayakan kemenangan rakyat Mesir. Jamal pun mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan menamai putrinya, Facebook. Sebenarnya bukan hanya Facebook, Twitter pun dianggap turut berjasa dalam pergolakan di Mesir. Jadi bukan tidak mungkin akan ada pula ayah di sana yang terinspirasi menamai anaknya,
Twitter.